Posts

Showing posts with the label hadits

ENGKAU DAN HARTAMU ADALAH MILIK AYAHMU

Makna Hadits “Engkau dan Hartamu Adalah Milik Ayahmu” Dalam sebuah riwayat hadits disebutkan, dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata: “Wahai Rasulullah aku memiliki anak dan harta, namun ayahku ingin mengambil hartaku”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: أنت ومالك لأبيك “Engkau dan hartamu adalah milik ayahmu” [HR. Ibnu Majah no. 2291, Ibnu Hibban, 2/142 dan Ahmad no. 6902] Dalam riwayat Ahmad disebutkan dengan lafadz : أنت ومالك لوالدك Apakah dipahami dari hadits tersebut bahwa seorang ayah boleh mengambil harta anak-anaknya sekehendaknya tanpa meminta ijin kepada anak? Berapa kadar harta yang boleh diambil? Sebelum menjawab pertanyaan di atas, perlu ...

HADITS KEUTAMAAN RAUDHAH

Hadits keutamaan raudhah Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah ketika ditanya mengenai hadits: ما بين بيتي ومنبري روضة من رياض الجنة “antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga” Beliau menjelaskan: “hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib dan Abu Hurairah dan beliau menilai hadits ini hasan gharib dari Ali. Juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim dan selainnya dari jalan lain yang di dalamnya terdapat tambahan: ومنبري على حوضي ‘dan mimbarku (kelak) akan berada di atas telagaku‘ Makna hadits ini menyatakan bahwa area tersebut (raudhah) memiliki kemuliaan dan keutamaan. Barangsiapa yang shalat di sana seakan-akan ia...

SEBELUM BERDOA PUJI DAN AGUNGKAN ALLAH TA'ALA DAN BERSHALAWAT KEPADA NABI

“ Apabila kalian berdoa, hendaknya dia memulai dengan memuji dan mengagungkan Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian berdoalah sesuai kehendaknya .” (HR. Ahmad, Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani)

HUKUM MENGAMALKAN HADITS DHAIF

BOLEHKAH HADITS DHA’IF DIAMALKAN DAN DIPAKAI UNTUK FADHAA-ILUL A’MAAL [KEUTAMAAN AMAL] ? Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas PENDAPAT BEBERAPA ULAMA TENTANG HADITS-HADITS DHAIF UNTUK FADHAAILUL A’MAAL [KEUTAMAAN AMAL] Di kalangan ulama, ustadz dan kyai sudah tersebar bahwa hadits-hadits dha’if boleh dipakai untuk fadhaa-ilul a’maal. Mereka menyangka tentang bolehnya itu tidak ada khilaf di antara ulama. Mereka berpegang kepada perka-taan Imam an-Nawawi yang menyatakan bahwa bolehnya hal itu sudah disepakati oleh ahli ilmu. Apa yang dinyatakan Imam an-Nawawi rahimahullah tentang adanya kesepakatan ulama yang membolehkan memakai hadits dha’if untuk fadhaa-ilul a’maal ini merupakan satu kekeliruan yang nyata. Sebab, ada ulama yang tidak sepakat dan tidak setuju digunakannya hadits dha’if untuk fadhaa-ilul a’maal. Ada beberapa pakar hadits dan ulama-ulama ahli tahqiq yang berpendapat bahwa hadits dha’if tidak boleh dip...

LUPA, TIDAK SENGAJA DAN TERPAKSA KESALAHAN YANG DIMAAFKAN

Image
KESALAHAN-KESALAHAN YANG DIMAAFKAN         KESALAHAN-KESALAHAN YANG DIMAAFKAN Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَـا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ قَالَ : إِنَّ اللهَ تَـجَاوَزَ لِـيْ عَنْ أُ...